Siswa ICBS Peringati Hari Kesaktian Pancasila


Pancasila adalah ruh kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi rakyat Indonesia yang beragama, tidak ada pertentangan sedikitpun dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, siswa Insan Cendekia Boarding School (ICBS) melaksanakan upacara bendera, Senin (1/10).

“Bagi pribadi muslim, Pancasila memiliki relevansi dalam kehidupan kita, sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengamalkan Pancasila dalam bingkai keberagaman, oleh karena itu hal ini juga kami tanamkan kepada siswa pada peringatan ini,” ujar Kepala SMP IT ICBS Ustaz Eddi Rusydi Arrasyidi.

Ustaz Eddi merinci penjelasan sila-sila tersebut. Pertama, Hifzhud Diin. Menjaga agama adalah makna yang tersirat dalam sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Ini mengisyaratkan bahwa setiap rakyat yang hidup dalam negara kesatuan republik Indonesia hendaklah mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada tempat di negara ini bagi yang tidak beragama dan tidak mengakui keberadaan Tuhan.

Kedua, Hifzun Nafs. Menjaga jiwa berarti menjaga hak-hak kemanusiaan sebagai mana yang tercantum dalam sila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Sebagaimana agama menjadikan setiap jiwa itu terhormat, maka begitu juga halnya Pancasila menempatkan manusia pada posisi yang adil dan beradab.

Ketiga, Hifzun Nasl. Menjaga keberlangsungan berarti memaknai keterikatan antar generasi dan antar teritori. Hablum minan Naas dalam konsep Islam mengajarkan kita tentang arti penting kebersamaan untuk menjalin persatuan, dan sila ketiga dalam Pancasila telah menyerukan kepada kita tentang persatuan dan kesatuan bangsa.

Keempat, Hifzul Aqal. Menjaga akal dan fikiran berati memberikan ruang bagi akal kita dalam menjalani kehidupan berbangsa. Sebagaimana Islam menempatkan orang yang berilmu dan berakal dalam posisi mulia, maka sila keempat telah memberi ruang kepada kita untuk berperan serta menggunakan akal dan fikiran secara bijaksana dalam berperan sebagai warga negara.

Kelima, Hifzhul Amal. Menjaga harta menjadi konsekwensi bagi kita selaku manusia yang diberi amanah. Maka bersikap adil dalam menjalankannya adalah wujud pengamalan sila ke lima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Bersikap adil kita terhadap harta diwujudkan dengan kepedulian kita kepada sesama. “Semoga pengamalan Pancasila menempatkan kita sebagai muslim yang menjadi manusia Indonesia seutuhnya,” ucapnya.

Selain upacara bendera pada Hari Kesaktian Pancasila, sebelumnya pada Sabtu malam (29/9), para siswa juga mengikuti nonton bareng Film G30S/PKI. Pemutaran film tersrbut dimaksudkan agar para siswa memahami dan tidak melupakan sejarah.

About The Author

Comments

Related posts