Siswa ICBS Payakumbuh Rihlah Edukatif ke Istana Pagaruyung dan BMKG Padang Panjang


Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh selain mengoptimalkan proses belajar mengajar di dalam kelas dan proses pembinaan di lingkungan asrama, juga menjadwalkan siswanya untuk belajar ke luar lingkungan pesantren. Salah satunya melalui program Rihlah Tarbawiyah (rekreasi edukatif).

Rihlah edukatif adalah program rekreasi ataupun bertamasya para siswa ICBS dengan tetap mengedepankan unsur edukasi. Melalui rihlah edukatif, siswa dapat menambah wawasan dan pengalamannya serta mengatasi kejenuhan yang kemungkinan muncul di lingkungan pesantren.

“Alhamdulillah, sudah 2 hari ini siswa kami mengikuti rihlah edukatif. Kemarin, para siswi sedangkan hari ini, para siswa rihlah ke Istana Pagaruyung dan BMKG Padang Panjang,” ujar Kepala SMP IT ICBS Payakumbuh, Eddi Rusydi Arrasyidi, Kamis (4/10).

Ustaz Eddi mengatakan, program rihlah edukatif ini memang sudah menjadi kegiatan tahunan bagi siswa untuk mengenalkan langsung kondisi sosial dan budaya minang dimana ICBS memang berlokasi di ranah minang, Sumbar. “Di Istana Pagaruyung siswa belajar bagaimana istana tersebut dibangun pada abad ke-17 dan dijadikan sebagai pusat pemerintahan sekaligus kediaman dari Raja Alam,” tuturnya.

Sedangkan di BMKG Padang Panjang para siswa belajar bagaimana melaksanakan melaksanakan tugas di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika. “Siswa juga dapat nmengamati peralatan dan kemajuan teknologi dapat digunakan untuk kemaslahatan,” ucap Ustaz Eddi.

Di sisi lain, Ustaz Eddi menyampaikan keberangkatan siswa putra dan putri memang sengaja dipisah untuk menjaga adab. “Kami sangat menjaga adab pergaulan siswa. Jangan sampai acara yang memang dikemas untuk bergembira ini membuka peluang buruk bagi siswa,” katanya.

Usai rihlah ke BMKG Padang Panjang, para siswa juga mengunjungi Mifan Water Park, Padang Panjang. Kegembiraan dan keceriaan begitu tampak di wajah para siswa yang sehari-hari hanya berkutat di lingkungan pesantren dan asrama itu.

About The Author

Comments

Related posts