Wawancara dengan Elza Amalia Firdaus – Siswi SMA IT ICBS yang Lulus Fakultas Kedokteran UNAND dari Jalur Tahfiz


Prestasi membanggakan diperoleh siswi SMA Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh, Elza Amalia Firdaus. Dia dinyatakan lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (UNAND), Padang, dari jalur tahfiz (hafalan Qur’an) pada Tahun Akademik 2019.

Capaian prestasi siswi kelahiran Bidar Alam, Solok Selatan itu, tentu melalui perjalanan yang penuh dengan ikhtiar dan doa. Selain dhobit dalam tahfiz, Elza juga mampu mengimbanginya dengan nilai akademik. Seperti apa kisahnya? Mari kita simak wawancara Humas ICBS dengan siswi yang pernah meraih nilai tertinggi Pra UN di sekolah ini.

Apakah kuliah di Fakultas Kedokteran adalah cita-citamu?

Menjadi dokter memang cita-cita Elza sejak kecil. Saat masuk SMA sempat ada keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Mesir, tapi Elza tak dapat restu dari orang tua. Kata beliau sekolah di Mesir terlalu jauh. Akhirnya elza berfikir untuk kembali ke cita-cita awal untuk menjadi dokter.

Bagaimana Elza mempersiapkan diri untuk masuk ke universitas favorit?

Mempersiapkan diri sebenarnya sudah dari awal masuk SMA. Agar bisa ikut jalur tahfih, kita juga harus lolos dalam kuota siswa SNMPTN. Jadi nilai harus tinggi juga, selain harus mempersiapkan hafalan Qur’an. Sertifikat tahfiznya juga dipersiapkan karena kita akan diundang untuk tes tahfiz melalui sertifikat tersebut. Tapi niat menghafal bukan semata-mata untuk bisa kuliah.

Dari mana Elza dapat informasi penerimaan Fakultas Kedokteran UNAND dari jalur Hafiz Qur’an?

Dari sekolah karena sebelumnya sudah ada juga alumni ICBS yang masuk ke Fakultas Kedokteran lewat jalur tahfiz.

Bagaimana suka-duka menjalani seleksi hingga diterima di Fakultas Kedokteran?

Suka dukanya waktu Elza diundang untuk tes tahfiz, undangannya datang mendadak. Lalu disana ternyata bukan hanya tahfiz yang ditanya. Elza juga disuruh ngaji tilawah dan berbicara dengan Bahasa Arab tentang ilmu pengetahuan Islam. Tapi tetap tahfiz yang jadi prioritas.

Apa tips dan trik agar diterima di Fakultas Kedokteran melalui jalur Hafiz Qur’an?

Tipsnya yang penting mempersiapkan hafalan Qur’an jauh-jauh hari. Dalam penilaian yang penting bukan banyak hafalan, melainkan hafalan yang dhobit dan lancar. Itu yang penting. Dan jangan lupakan nilai akademik sebagai penyeimbang penilaian.

Apa motivasi Elza dalam menghafal Alqur’an?

Motivasi Elza menghafal Qur’an, niat karena Allah, terus untuk orang tua, dan agar Qur’an tetap terpelihara.

Bagaimana cara Elza menyelesaikan hafalan Alqur’an 30 juz?

Sabar, ikhlas, dan ingat selalu tujuan kita untuk menghafal Qur’an itu apa? Bukan hanya semata-mata sebagai kegiatan wajib di sekolah.

Apa pesan Elza untuk mereka yang ingin kuliah kedokteran melalui jalur Hafiz Qur’an?

Persiapkan aja hafalannya dari jauh-jauh hari. Yang penting itu lancarnya, bukan banyaknya. Kalau bisa minimal lancarkan hafalan kita 10 juz dan jangan lupa nilai akademik juga menjadi pertimbangan.

About The Author

Comments

Related posts